Semarak ASEAN Festival 2015 di Vancouver

   Bajidor_3      Legong   Pengunjung_2Pada tanggal 5 September 2015 perwakilan negara-negara ASEAN di Vancouver (Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam) yang tergabung dalamASEAN Consuls General Committee in Vancouver (ACGV) telah menyelenggarakan joint promotion yang dikemas dalam kegiatan ASEAN Festival 2015.

Acara yang berlangsung di Roundhouse Community Center Vancouver semula dijadwalkan berlangsung pukul 11.00 s.d 16.00 tersebut berlanjut hingga pukul 17.00 karena antusiasme yang tinggi dari para pengunjung. Masyarakat yang hadir dari berbagai kalangan, antara lain Menteri, pejabat pemerintah, para Konsul Jenderal dan staf Konsulat negara-negara sahabat, pelaku usaha, media dan masyarakat umum. Bertindak sebagai guest of honour Minister of Technology, Innovation and Citizens’ Service Provinsi British Columbia, Amrik Virk, dan Kepala Kepolisian Vancouver, Chief Constable Adam Palmer. Kedua Guest of Honorsecara pokok mengapresiasi inisiatif konsulat negara-negara ASEAN dalam penyelenggaraan festival dan menyambut baik kegiatan-kegiatan seni serta budaya yang dapat memperkaya multi kulturalisme di Vancouver.

Tak kurang dari 1.000 pengunjung memadati area festival yang menampilkan kuliner  dan handycraft serta kesenian dari masing-masing negara. Sajian nasi goreng, mie goreng, telur balado dan rendang laris diserbu pengunjung, demikian pula batik dan perhiasan/asesoris yang ditampilkan di booth Indonesia. Sementara di panggung hiburan, pengunjung dihibur dengan penampilan tarian, nyanyian dan peragaan busana serta tayangan video KJRI Vancouver menampilkan tarian Legong dan Bajidor Kahot serta video mengenai obyek wisata Indonesia dan cooking demo.

Penyelenggaraan ASEAN Festival 2015 digagas dan dikoordinir oleh KJRI Vancouver, guna meningkatkan pemahaman masyarakat setempat mengenai ASEAN dan menyambut berlakunya ASEAN Economic Community 2015. Sebelumnya ACGV lebih banyak melakukan kegiatan yang bersifat sosial kemasyarakatan, sedangkan kegiatan yang bersifat promosi dilakukan oleh masing-masing negara. Dengan penyelenggaraan joint promotion tersebut diharapkan publik dapat melihat potensi kerja sama yang dapat digalang dengan ASEAN sebagai satu kesatuan , tanpa menghilangkan potensi kerja sama dengan masing-masing negara secara bilateral.

You may also like...