Diskusi untuk Mempererat Hubungan Indonesia-Kanada


Read in Bahasa / English

KJRI Vancouver bekerja sama dengan The Center for International Governance Innovation (CIGI) Kanada, menyelenggarakan roundtable discussion pada tanggal 22 Juni 2016, dengan mengangkat tema “Forging the New Canada-Indonesia Partnership”. Tampil sebagai pembicara utama dalam kegiatan tersebut Duta Besar Leonard J.Edwards, anggota kehormatan CIGI yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri Kanada 2007-2010.

Hadir dalam acara tersebut wakil dari Kementerian Perdagangan Internasional BC, Trade Commissioner Global Affairs Kanada, akademisi dari University of British Columbia dan Simon Fraser University, media,  wakil dari beberapa perusahaan besar  di BC serta diaspora Indonesia di Vancouver.

Dalam sambutannya, Konjen RI Vancouver menyampaikan penghargaan  dan terima kasih kepada Duta Besar Leonard J.Edwards dan mengharapkan roundtable discussion tersebut dapat memberikan pemahaman kepada para pemangku kepentingan terkait mengenai potensi kerjasama di berbagai bidang yang dapat dikembangkan antara Indonesia – Kanada. Konjen RI juga menggarisbawahi peningkatan hubungan bilateral Indonesia, khususnya dengan Provinsi BC, dalam dua tahun terakhir, antara lain ditandai dengan kunjungan Menteri Perdagangan Internasional BC dan misi dagang Southeast Asia Business Council serta beberapa perusahaan besar Kanada ke Indonesia  pada tahun  2015. Sebaliknya, juga terdapat kunjungan beberapa delegasi Indonesia ke Vancouver selama tahun 2015, khususnya pada acara Business Forum yang diselenggarakan oleh KJRI Vancouver bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan Internasional BC, November 2015.

Duta Besar Leonard J. Edwards dalam paparannya menyampaikan bahwa dengan luas geografi, jumlah penduduk, dan potensi ekonomi yang sangat besar, Indonesia merupakan negara yang sangat berpengaruh, tidak saja  di kawasan regional, namun juga pada tataran internasional. Oleh karena itu, sudah saatnya Kanada memberikan perhatian lebih besar, dan  bertindak out of the box dalam pengembangan hubungan diplomatik, keamanan, ekonomi, pemerintahan, dan pendidikan dengan Indonesia.

Dalam sesi diskusi, terdapat beberapa pandangan yang mengemuka dari peserta, antara lain perlunya dukungan beasiswa dari lembaga pendidikan Kanada guna mendorong peningkatan jumlah pelajar dan mahasiswa Indonesia di Kanada; serta perlunya pengenalan bahasa dan budaya Indonesia.  Selain itu, dipandang perlu adanya  penguatan capacity building di bidang kesehatan guna untuk memberi peluang masuknya tenaga medis Indonesia ke Kanada; dan perlunya terobosan di bidang birokrasi di Kanada, antara lain menyangkut kemudahan dalam pemberian visa Kanada. Wakil diaspora Indonesia menyuarakan wacana skema dukungan pendanaan dari Kanada kepada lembaga diaspora Indonesia di Kanada, sehingga kelompok diaspora dapat berperan lebih besar dalam menunjang peningkatan hubungan bilateral kedua negara.

 

 

You may also like...