Pesona Batik dan Kuliner Indonesia pada Cranbrook Multicultural Festival


Read in Bahasa / English

Pesona batik dan kuliner Indonesia kembali menarik perhatian masyarakat Kanada sebagaimana promosi Indonesia yang dilakukan oleh salah seorang WNI, Clara Kriswanto, bersama masyarakat setempat pada Cranbrook Multicultural Festival. Clara melalui usaha wiraswasta yang dikelolanya, “Omnita”, kerap tampil dalam kegiatan promosi seni dan budaya yang diselenggarakan di wilayah British Columbia.  

Dalam mempromosikan Indonesia, Omnita menampilkan ragam kain batik, serta memberikan edukasi kepada masyarakat setempat mengenai seluk beluk batik, filosofi maupun cara pembuatannya. Festival yang berlangsung tanggal 19 dan 20 Agustus 2016 di Cranbrook, sekitar 900 km dari Vancouver, dibuka dengan Batik Exhibition yang dihadiri oleh sekitar 50 orang masyarakat setempat. Masyarakat setempat terlihat sangat antusias dalam mengikuti presentasi tentang proses pembuatan batik dan mencoba menggunakan canting pada disain gambar yang mereka buat.   

Selain menyampaikan presentasi, dalam pembukaan festival, Omnita bersama masyarakat Indonesia yang berdomisili di Cranbrook juga turut memeriahkan festival dengan membuka booth Indonesia, dengan menampilkan hasil kerajinan karya para pengrajin lokal dari berbagai daerah di nusantara serta hidangan khas Indonesia seperti sate ayam, rendang, dan lontong. Masyarakat setempat terlihat sangat menikmati kuliner khas Indonesia tersebut sebagaimana terlihat dari larisnya sajian tersebut, terutama rendang.

Batik sebagai salah satu warisan budaya yang telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO memang selalu menjadi daya tarik tersendiri saat ditampilkan dalam berbagai festival yang diikuti Indonesia di wilayah British Columbia. Sebagaimana dikatakan oleh Clara bahwa batik merupakan ekspresi budaya yang punya makna simbolik yang unik dan luhur, patut dipelajari, dimengerti, dan dilestarikan.

 

You may also like...