Publik Vancouver Larut dalam Selebrasi Alunan Musik Gamelan


Read in Bahasa/English

World Arts Centre, School for the Contemporary Arts, Simon Fraser University (SFU), pada tgl 3 April 2017, pkl 19.00, dipadati lebih dari 60 hadirin yang antusias untuk menyaksikan pagelaran konser gamelan musim semi. Dinginnya cuaca malam tersebut rupanya tidak mengurangi minat para hadirin penggemar gamelan yang hampir keseluruhannya adalah warga setempat untuk menyaksikan pergelaran bertema “Celebration of Fun with Gamelan”.

Pagelaran gamelan ini merupakan konser penutup kelas gamelan yang diselenggarakan setiap semester pada awal tahun di SFU School for the Contemporary  Arts, dan telah berlangsung sejak tahun 1987. Menurut Sutrisno Hartana, warga Indonesia yang merupakan pengajar kelas gamelan di SFU, konser gamelan tersebut merupakan kesempatan bagi para mahasiswa internasional untuk menunjukkan kepiawaian dan ketekunan mereka memainkan alat gamelan setelah belajar selama hampir empat bulan (sejak tgl 3 Januari 2017).

Sebelum memulai pagelaran, Sutrisno Hartana menjelaskan mengenai instrumen gamelan beserta makna yang terkandung di dalamnya Sebagaimana tahun lalu, untuk tahun 2017 tercatat sekurangnya 36 mahasiswa SFU yang didominasi oleh masyarakat setempat sebagai partisipan kelas gamelan.

Konser terbagi dalam empat segmen, segmen pertama menampilkan Langgam Ladrang Sumarmantu Laras Slendro dan Langgam Lancaran Tropongan Sanga Malik sebagai alunan pembuka menyambut kedatangan para hadirin. Segmen kedua merupakan karya kolaborasi bertema `East Meet West` memadukan alunan gamelan dengan alunan piano dan biola. Pada segmen ketiga, konser menampilkan Ketawang Larasmaya Pelog, yakni alunan gamelan dengan dukungan alunan sinden yang dibawakan oleh Anis Wiji Astuti dan segmen terakhir alunan Gilak Jawa yang memadukan komposisi melodi antara alunan gamelan Jawa dengan Bali.   

Perpaduan alunan yang selaras tersebut disambut dengan antusias oleh para penonton yang memenuhi World Arts Centre. Interaksi yang terbina secara rutin antara akademisi SFU dengan diaspora Indonesia melalui dukungan KJRI Vancouver diharapkan komunitas pengemar gamelan dapat terus berkreasi sehingga menggugah ketertarikan masyarakat Kanada terhadap  budaya Indonesia.

You may also like...