Kolaborasi KJRI & ITPC Vancouver Sukses Menjaring Minat Pelaku Bisnis dari Richmond, BC


Richmond merupakan kota terbesar keempat di Provinsi British Columbia (BC), Kanada, setelah Vancouver, Surrey dan Burnaby. Selain dikenal sebagai lokasi Vancouver International Airport, Richmond menyimpan beberapa fakta menarik. Berpenduduk sekitar 213.891 jiwa, 65% diantaranya merupakan keturunan Asia, menjadikan Richmond sebagai kota dengan jumlah imigran terbesar di Kanada. Usia harapan hidup masyarakat Richmond rata-rata mencapai 84.9 tahun, lebih lama 4 tahun dari usia harapan hidup rata-rata penduduk Kanada. Di jalan No.5, Richmond terdapat kuil, masjid dan gereja yang letaknya bersebelahan, sehingga wilayah tersebut sering disebut sebagai Highway to Heaven.

Keberadaan para imigran Asia, yang sebagian besar diantaranya membuka usaha di berbagai sektor dengan berbagai tingkatan, sangat menunjang perekonomian Provinsi BC. Pemahaman mengenai budaya Asia, kepemilikan modal yang kuat dan ketertarikan untuk mengembangkan bisnis di Asia, merupakan peluang yang ingin digarap oleh KJRI dan ITPC Vancouver pada saat menggagas kerja sama untuk mengadakan kegiatan promosi di Richmond. Dikemas dalam format seminar dan trade show, pada tanggal 7 September 2017 KJRI dan ITPC Vancouver sukses menggandeng Richmond Chamber of Commerce untuk menyelenggarakan Breakfast Forum dengan highlight pada promosi perdagangan, investasi dan pariwisata. Kolaborasi tiga institusi tersebut terbukti sukses menjaring minat pelaku usaha di Richmond untuk memadati ruangan The Westin Wall Centre Hotel, Richmond. Dari 50 orang yang ditargetkan, jumlah peserta yang hadir bahkan mencapai 100 orang, termasuk Councillor City of Richmond, President/CEO Vancouver International Airport, President of South East Asia Business Council, dan jurnalis dari Business in Vancouver.

Kegiatan dibuka dengan remarks dari Konsul Jenderal RI di Vancouver yang menekankan 2 (dua) event besar yang akan berlangsung di Indonesia pada bulan Oktober 2017 yaitu Trade Expo Indonesia (TEI) di BSD City, Banten (11-15 Oktober 2017) dan Regional Investment Forum (RIF) on Tourism Industry di Padang (15-17 Oktober 2017). President/CEO Richmond Chamber of Commerce, Mr. Matt Pitcairn, menjadi pembicara kunci, sedangkan Executive Director Ministry of Jobs, Trade dan Technology, Mr. Henry Han menyampaikan remarks mewakili Pemerintah BC. Informasi mengenai perekonomian Indonesia dan TEI disampaikan oleh Kepala ITPC Vancouver, Rafika Arfani, diikuti paparan mengenai potensi pariwisata Indonesia oleh Mr. Peter Langer dari Associated Media Group. Sesi paparan ditutup dengan presentasi dari Vice President Hatfield Consultant, Mr. Martin Davies, yang kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab.

Melihat animo peserta yang sangat besar, kami optimis dapat menjaring pelaku usaha dari Richmond untuk menjalin kerja sama dengan pelaku usaha di Indonesia, demikian disampaikan oleh Konsul Jenderal Sri Wiludjeng. Dalam kesempatan terpisah Councillor City of Richmond, Mr. Chak Au, menyatakan bahwa pihaknya berencana membawa misi dagang ke Indonesia pada bulan Mei 2018. Sementara itu, beberapa peserta yang hadir juga melakukan pendekatan kepada ITPC maupun KJRI Vancouver untuk memperoleh informasi lebih lanjut, baik mengenai TEI dan RIFTI maupun peluang usaha lainnya di Indonesia.

Dalam kesempatan Business Forum tersebut, KJRI juga menggandeng beberapa diaspora Indonesia yang memiliki usaha di Vancouver, untuk memamerkan produknya di tempat acara, diantaranya Omnita (batik), Casamia (home decor), Better Ford Ltd (spices dan plush toys), Indofood dan VITIC (makanan). Dua tour operator, Silk Holidays dan Bestway Tour & Safaris juga berkesempatan menawarkan paket-paket wisata ke Indonesia yang disambut dengan antusias oleh beberapa pengunjung (Sumber: KJRI Vancouver).

You may also like...