Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof. Dr. Yohana Yembise Terima Penghargaan dari Simon Fraser University, Vancouver, Kanada


Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof. Dr. Yohana Yembise terpilih menjadi salah satu penerima Simon Fraser University Outstanding Alumni Awards di bidang pelayanan publik.  Menteri Yembise terpilih dari 145 ribu alumni Simon Fraser University (SFU) yang tersebar di berbagai penjuru dunia. Dalam sambutannya dihadapan sekitar 350 tamu yang hadir dalam acara penganugerahan award di Hotel Four Season, Vancouver, tanggal 13 September 2017, Menteri Yembise antara lain mengatakan Indonesia menjadi role model bagi negara-negara mayoritas muslim yang memberikan perhatian terhadap peran kaum wanita dalam pembangunan. Beliau menambahkan bahwa penghargaan dari SFU akan memberikan motivasi untuk terus memperjuangkan pemberdayaan wanita dan perlindungan anak di Indonesia.

Sebagai alumnus program paska sarjana Fakultas Pendidikan SFU angkatan 1994, Menteri Yembise dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui advokasi  akses pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial. Selain itu, sebagai Profesor dan  Menteri perempuan pertama dari Provinsi Papua, beliau telah menepis mitos seputar keterbatasan gender.

“Prestasi Ibu Yohana sebagai penerima Award dari SFU, yang termasuk salah satu universitas bergengsi di Kanada, akan membawa nama baik Indonesia di kalangan masyarakat Kanada dan diharapkan lebih dapat mendorong peningkatan kerjasama di bidang pendidikan dengan berbagai perguruan tinggi”, kata Konsul Jenderal RI Vancouver, Sri Wiludjeng.

“Selain membanggakan, penganugerahan ini merupakan  pengakuan bagi berbagai inisiatif Pemerintah Indonesia dalam mengedepankan  kesetaraan gender dan perlindungan anak” kata Wakil Kepala Perwakilan Indonesia di Ottawa, Suwartini Wirta yang hadir   saat pemberian penghargaan mewakili Duta Besar RI untuk Kanada. Beberapa program yang diinisiasi oleh Menteri Yembise antara lain pemetaan masalah perempuan dan anak di Indonesia dan mengedepankan inisiatif untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan, penyelundupan perempuan dan menghilangkan tantangan ekonomi bagi perempuan. Menteri Yembise juga berjasa dalam pembentukan “kota ramah anak” yang berkomitmen untuk mengedepankan perlindungan anak.

SFU Outstanding Alumni Awards yang dimulai sejak tahun 1983 merupakan penghargaan prestisius yang dianugerahkan kepada alumni SFU dalam beragam kategori. Untuk tahun 2017, selain Menteri Yembise terdapat 3 orang penerima award lainnya, yaitu:

  1. Nathan Nunn, alumnus SFU yang masuk dalam daftar “25 ekonom  dibawah 45 tahun”  dari International Monetary Fund, untuk kategori Academic Achievement and Rising Star.
  2. Frode Strand-Nielsen – pendiri FSN Capital, perusahaan ekuitas dengan pertumbuhan terpesat  di Eropa, untuk kategori Professional Achievement.
  3. Gary Cristall – pendiri Vancouver Folk Music Festival untuk kategori Arts and Culture (Sumber: KJRI Vancouver/KBRI Ottawa).  

You may also like...