Sosialisasi Kekonsuleran Bagi Masyarakat Indonesia di Calgary, Kanada


Sekitar 50 orang yang mewakili  berbagai organisasi masyarakat  Indonesia di Calgary, Provinsi Alberta, Kanada menghadiri kegiatan Sosialisasi Kekonsuleran yang diselenggarakan oleh KJRI Vancouver pada tanggal 4 Oktober 2017, bertempat di rumah makan ‘Indonesian Kitchen‘ di Calgary.

Sosialisasi tersebut diselenggarakan dengan tujuan untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat Indonesia mengenai beberapa kebijakan kekonsuleran, seperti Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM), dan Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN). Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan himbauan mengenai  pentingnya melakukan Lapor Diri,  tidak hanya bagi pendatang baru melainkan juga bagi warga yang pindah alamat maupun yang berubah status. Dengan adanya data yang akurat akan memudahkan bagi KJRI dalam memberikan bantuan dan perlindungan kepada WNI di wilayah kerja, demikian antara lain dikemukakan oleh Afina Burhanuddin, Fungsi Protokol Konsuler KJRI Vancouver yang bertindak sebagai pembicara dalam kesempatan tersebut. Menanggapi informasi yang disampaikan, warga yang hadir secara antusias mengajukan beberapa pertanyaan, antara lain  terkait proses pembuatan paspor dalam masa transisi penggunaan SIMKIM, proses pembuatan dan manfaat dari KMILN.

Sebelumnya, acara sosialisasi dibuka oleh Konsul Jenderal RI Vancouver, Sri Wiludjeng, yang antara lain menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada warga masyarakat dan diaspora Indonesia di Calgary yang selama ini secara aktif telah melakukan berbagai kegiatan seni budaya yang dinilai sejalan dengan upaya promosi yang diselenggarakan oleh KJRI Vancouver, sehingga dapat lebih memperkenalkan budaya Indonesia, dan meningkatkan citra positif Indonesia di mata masyarakat setempat.

Dalam catatan KJRI Vancouver, terdapat 548 WNI yang tinggal di Calgary, dengan berbagai profesi, antara lain pelajar, engineer, pakar komputer, juru masak dan perawat. Sebagai kota terbesar di Provinsi Alberta, Calgary dikenal memiliki beberapa keunggulan, antara lain kota terbersih dunia tahun 2007, arsitektur kota yang modern, dan lokasi tempat rekreasi keluarga terbesar di wilayah Barat Kanada.

Masyarakat Indonesia yang tergabung dalam Canadian Indonesian Social Club (CISC) aktif melakukan beberapa kegiatan antara lain pertunjukan kesenian dan bazaar kuliner, sebagaimana penyelenggaraan Cultural Night pada bulan Mei 2017 dengan mendatangkan seniman tari dan koreografer ternama dari Indonesia, Tom Ibnur (Sumber : KJRI Vancouver).

You may also like...