Tingkatkan Persatuan dan Perlindungan WNI, KJRI Vancouver bersama Masyarakat Dirikan Wadah Perkumpulan di Okanagan dan Thompson


Pada Sabtu, 23 Juni 2018, sekitar 40 orang wakil masyarakat Indonesia yang bermukim di wilayah Kelowna, Kamloops, Penticton, Summerland dan sekitarnya (disebut juga sebagai wilayah Okanagan dan wilayah Thompson), sepakat membentuk Asosiasi Masyarakat Indonesia yang disebut “Akasia-Thompson-Okanagan”.

Peresmian ini dilakukan saat pertemuan masyarakat Indonesia dalam rangka Sosialisasi Penyelenggaraan Pemilu di Luar Negeri Tahun 2019 yang dihadiri pula oleh 2 (dua) Anggota Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) Vancouver dan Konsul Protokol Konsuler KJRI Vancouver.

“Selain menjadi wadah silaturahmi, Akasia akan menjadi wadah resmi partisipasi masyarakat Indonesia dalam upaya mempromosikan Indonesia di berbagai event setempat”, demikian disampaikan oleh Yuliana Ermawati Lavigne, Ketua Akasia-Thompson-Okanagan. 

Konsul Protokol dan Konsuler, KJRI Vancouver, Afina Burhanuddin menambahkan, “Organisasi masyarakat Indonesia ini akan mendukung pula koordinasi terpadu pemberian pelayanan dan perlindungan kepada warga Indonesia yang berada di wilayah tersebut, khususnya jika terjadi keadaan darurat akibat bencana”.

Wilayah Thompson dan Okanagan termasuk wilayah yang rawan bencana kebakaran hutan meskipun dikelilingi dengan banyak danau. Bahkan saat ini terdapat sekitar 50 titik api yang kemungkinan besar disebabkan oleh kelalaian manusia.

Berdasarkan data KJRI Vancouver, sekitar 125 WNI bermukim di wilayah tersebut. Berdirinya organisasi “Akasia” akan menjadi simbol persatuan dan silaturahmi warga Indonesia di wilayah tersebut. (Sumber:KJRI Vancouver)

You may also like...