Pembentukan Organisasi Perkumpulan Masyarakat Batak di Vancouver, Kanada


“Walaupun jumlah tidak banyak, masyarakat Indonesia dari beragam suku dan latar belakang perlu terus berupaya menonjolkan kiprah dan eksistensi mereka antara lain melalui organisasi berdasarkan etnis di wilayah Vancouver dan sekitarnya”, demikian ujar Konjen RI, Dr. Tuti Irman yang mendukung pembentukan organisasi masyarakat Batak, Indonesia di wilayah Vancouver, Kanada. Melalui pembentukan organisasi masyarakat, diharapkan dapat lebih memperjuangkan kepentingan anggota baik ditingkat kota maupun Provinsi BC.

Konjen RI sampaikan sambutan dalam pesta Bonataon (Tahun Baru) 2019 bersama komunitas Batak di wilayah Vancouver dan sekitarnya bertempat di Neighborhood House Community Hall, Burnaby, BC, Kanada pada hari Sabtu, tanggal 30 Maret 2019. Lebih dari 100 warga Batak menghadiri acara tersebut yang dimeriahkan acara “Mangulosi” Konjen RI oleh pengurus dan penasihat Bonapasogit, serta acara tor-tor oleh kelompok anak-anak.

Perkumpulan Bonapasogit Vancouver dimulai dengan 5 keluarga dan terbentuk pada tanggal 27 November 2010. Saat ini, keanggotaan sudah mencapai lebih dari 30 keluarga. Acara Bonataon 2019 ini bertujuan mempererat hubungan sesama anggota dan melestarikan salah satu kekayaan budaya Indonesia, khususnya Batak, kepada generasi muda dengan “marnortor dan mangulosi”. Pada pertemuan ini juga telah dipilih kepenggurusan organisasi dengan disaksikan oleh Konjen RI. Kepenggurusan Bonapasogit Vancouver terdiri dari:

Penasehat:     Bapak Charles Nainggolan beserta ibu & Bapak Jessie Manurung beserta ibu

Ketua:             Bapak Alex Ritonga beserta ibu

Bendahara:     Bapak Victor Sihombing beserta ibu

KJRI Vancouver terus mendukung upaya berbagai kelompok masyarakat Indonesia dari beragam suku dan golongan untuk lebih berperan secara organisasi dalam memperjuangkan kepentingan bersama di tataran lokal maupun provinsi. (Sumber: KJRI Vancouver)

You may also like...