Kemeriahan Festival Indonesia Terbesar di Bagian Barat Kanada


Indonesia Fest 2019 berlangsung di Nikkei National Museum and Cultural Centre, Burnaby, Metro Vancouver, BC pada tanggal 21 September 2019 mulai pukul 11.45 sampai dengan pukul 16.00 waktu setempat. Berbeda dari tahun sebelumnya, acara “Indonesia Fest” dimulai dengan iringan tarian Bali kepada Guest of Honor dan kemudian dibuka secara resmi dengan membunyikan angklung secara bersama-sama oleh Konsul Jenderal RI Vancouver, Minister of Jobs, Trade and Technology, Acting Mayor City of Burnaby dan Presiden Asosiasi PERMAI BC.

“People-to-people-contact merupakan komponen penting dalam penguatan hubungan persahabatan Indonesia Kanada”, demikian pokok sambutan yang disampaikan Konsul Jenderal RI Vancouver, Dr. Tuti Wahyunignsih Irman. Selaku tamu kehormatan, Acting Mayor of Burnaby, Paul McDonell, dan Bruce Ralston, BC Minister of Jobs, Trade and Technology, dalam sambutan pembuka keduanya secara pokok menyambut baik penyelenggaraan Indonesia Fest yang menambah keragaman budaya di Kanada dan memberikan apresiasi kepada KJRI Vancouver dan diaspora Indonesia. Sementara itu dalam sambutannya, Menteri Bruce menggaris-bawahi bahwa Provinsi BC memahami potensi Indonesia baik dari sisi keragaman budaya maupun pertumbuhan ekonomi.

Kegiatan promosi terpadu yang dihadiri sekitar 2500 pengunjung tersebut dimeriahkan dengan berbagai ragam tarian dari berbagai penjuru nusantara antara lain Tari Saman, Tari Cik Minah, Tari Lenggang Nyai, Tari Yapong, Tari Merak, Tari Gelang Ro’om, Tari Kancet Lasan, Tari Janger, Tari Kembang Girang, Tari Kipas, dan Tari Saronde yang ditampilkan oleh diaspora Indonesia yang terbagi dalam 3 grup yaitu Srikandi Indonesia, Padusi Bagak dan Indonesian Culture Association, Seattle, AS.

Selain pertunjukan seni budaya, Indonesia Fest juga mempromosikan berbagai produk nusantara antara lain termasuk furnitur, kerajinan tangan, pakaian batik, peralatan makan, makanan kemasan, tempe dan berbagai macam kopi Indonesia. Tidak ketinggalan, paket wisata dengan berbagai tujuan yang menjadi favorit turis mancanegara juga ditawarkan pada acara kali ini. Promosi dan penjualan produk diramaikan oleh sekitar 13 eksibitor yang terdiri atas para pengusaha Indonesia yang berdomisili di Metro Vancouver dan 2 dari Pemerintah Daerah Kota Semarang dan Kabupaten Muna Barat.

Daya tarik lainnya dari promosi terpadu Indonesia Fest yakni kuliner nusantara turut menambah kemeriahan suasana dengan tersajinya berbagai hidangan yang diminati oleh masyarakat setempat seperti nasi padang, nasi ayam sambal geprek, bakso campur, rendang, nasi bali, tahu bakso, batagor, siomay, dan pempek dan berbagai makanan ringan seperti otak-otak dan rempeyek serta minuman tradisional seperti es dawet dan Kokal (arenga). 

Diaspora Indonesia juga tampil dengan berbagai pertunjukkan seni lainnya. Tahun ini grup Gamelan Jawa tampil dengan memberikan penampilan istimewa dengan membawakan 4 lagu yaitu “Landrang Sri Rejeki Lara Sendro Patet Sanga”, “Lumbung Desa, Sampak dan Ayak-Ayak”, “Landrang Angguk Kudus Laras Slendro Patet Manyura” dan “Overtoor”. Selain itu, kolaborasi pertunjukan grup angklung oleh diaspora Indonesia juga mendapatkan sambutan meriah dari pengunjung saat membawakan lagu antara lain “Indonesia Tanah Air Beta”, “Rayuan Pulau Kelapa”, ”Bungong Jeumpa” dan “Bolelebo”. Penampilan seni budaya juga bersifat interaktif dengan memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk mengikuti workshop singkat memainkan alat musik angklung dipandu oleh home staff KJRI Vancouver. Paska penyelenggaraan workshop, para partisipan diberikan angklung secara cuma-cuma sebagai cinderamata untuk dibawa pulang.

Pengunjung juga berkesempatan untuk meningkatkan wawasan mengenai Indonesia dengan diadakannya kegiatan yang bersifat edukasi yang dikoordinir oleh ITPC Vancouver di sela-sela acara melalui program membatik bersama (batik workshop) dan juga aktivitas anak melalui kids corner yang diramaikan dengan berbagai permainan dan dongeng cerita anak serta perlombaan tradisional berupa lomba balap bakiak, balap karung dan tarik tambang.

Pada akhir acara, pembagian 3 hadiah utama berupa tiket ke Bali dari Indonesia Fest, TV ukuran 55 inch dari Brooklyn Industries Ltd. dan paket wisata ke Bali dari Bestway Tour and Safaris juga menambah semarak acara yang kemudian ditutup dengan menari bersama Sajojo dan Poco-poco. (Sumber: KJRI Vancouver)

You may also like...